Mengomentari berita Buah Merah di Cenderawasih Pos

公開日: 2015/12/08 Buah Merah Buah Merah 500VE Dr. Nishigaki Indonesia Papua

Mengomentari berita Buah Merah di Cenderawasih Pos 
   Pada awal Juni ketika saya, Toshiaki Nishigaki, Ph.D. mengunjungi Jayapura, Papua, saya kebetulan membaca salah satu artikel di Cenderawasih Pos tanggal 2 Juni 2014 mengenai Buah Merah di mana Nyoman Artha, dari Universitas Surya menyinggung tentang kegiatan saya serta fungsi buah merah.
Karena ada beberapa kesalahpahaman yang ditemukan dalam berita ini, saya ingin membahas kegiatan saya dan sekaligus meluruskan kesalah-pahaman tersebut.
   Saya untuk pertama kalinya mengunjungi Indonesia pada tahun 1998.
Ketika itu Pemerintah Jepang mengirim saya sebagai salah satu anggota tim investigasi ODA (Agency Pembangunan Jepang di Negeri Seberang) untuk proyek imunisasi yang dipimpin oleh Departemen Kesehatan. Pada kesempatan itulah saya mengetahui adanya mengkudu asal Indonesia dan mulai mempelajari tindakan biologis dan telah mempromosikannya di Jepang serta Indonesia sejak tahun 2000.
Sungguh sangat mengejutkan saya ketika itu bahwa mengkudu yang begitu bermanfaat ternyata tidak diteliti dari segi ilmiah di Indonesia meskipun ada berbagai universitas dan peneliti.
Kami telah meluncurkan berbagai tindakan penelitian untuk mengungkapkan kandungan mengkudu sampai sekarang dengan bekerjasama dengan Tokyo Noni Research Center, beberapa universitas di Jepang, Balai Besar Industri Agro (BBIA), Bogor, Departemen Perindustrian dan beberapa peneliti terkemuka Indonesia.
Dengan penelitian yang konsisten dan terus menerus saya yakin kita bisa berkontribusi bagi petani Indonesia yang mengusahakan penanaman mengkudu dan bagi kesehatan manusia di dunia.
DSC00021abihaccpOrganic JAS logoEU_Organic_Logo_Colour_rgb4colorsealJPGANAMed Noni
   Pada tahun 2005, setelah penelitian saya tentang mengkudu, saya menemukan bahwa buah merah di lembah Baliem dapat mengkompensasi atau melengkapi satu kekurangan dari mengkudu dengan mikronutrien sangat langka yang terdapat di buah merah.
Ini adalah bukti pertama yang kami temukan dalam buah merah.
Sayangnya tidak ada peneliti untuk buah merah di Indonesia, tetapi satu orang dari Bali menggunakan data saya untuk bisnisnya tanpa izin saya.
   Pada tahun 2007, BBIA, dan saya membuat MOU untuk R / D tanaman herbal Indonesia dan MTA (Material Transfer Agreement) untuk buah merah.
MTA didasarkan pada Perjanjian Keanekaragaman Hayati yang dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kami tim kerjasama Universitas Nagasaki datang dan mengalihkan teknologi analisis untuk BBIA dan menerima salah satu peneliti BBIA sebagai mahasiswa di Jepang dengan diberi beasiswa untuk belajar di program master pada Universitas Nagasaki
PIC_0133MTA署名buahmerahbookcover page of BM book
 Kami melaporkan informasi penting tentang buah merah pada konferensi yang diselenggarakan di Bandung, Surabaya dan Bali, Indonesia, dan Shinshu University, Jepang.
Sebuah buku tentang buah merah diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Jepang.
Empat (4) artikel ilmiah tentang keselamatan, tindakan anti-kanker dan metode analisis dengan HPLC telah dipublikasikan dalam Journal BBIA.
   BBIA dan saya sekarang mengajukan permohonan untuk satu paten di Jepang, tetapi tidak termasuk Korea.
Sayangnya Pemerintah Indonesia sampai saat ini belum mengajukan permohonan untuk paten yang sama di Indonesia.
BBIA dan Pemerintah Provinsi Papua memahami dengan baik tujuan penelitian dan pengembangan (R/D) saya pada buah merah dan telah memberikan surat rekomendasi mereka kepada JICA (Japan International Agency), Jepang untuk Proyek Base of the Pyramid (BOP) senilai Rp 5 milyar melengkapi permohonan M & K yang diajukan tahun lalu.
BOP ditargetkan kepada orang-orang miskin yang terlibat dalam kegiatan penanaman buah merah dan produksi pertanian.
Namun, kami gagal meraih dana dari JICA karena buah merah belum begitu menarik perhatian dan Papua masih dinilai kurang aman atau tidak stabil secara sosial.
Perusahaan kosmetik raksasa Jepang, Shiseido, serta perusahaan-perusahaan kosmetik lainnya pernah menghubungi saya untuk meminta sampel dari buah merah yang terdaftar di Personal Care Product Council dan Asosiasi Industri Kosmetik Jepang.
Sabun buah yang sempat kami produksi menimbulkan iritasi pada kulit, sehingga kami harus lebih berhati-hati dalam produk kosmetik.
Warone bupatiYusuf and SimonUsumanbupatiDSC03757
   Nyoman Artha menekankan potensi anti-kanker dari Selenium, sekitar 15μg/100g saja dan kehadiran kakuiten, zat yang tidak diketahui, dalam buah merah. Jika ia memiliki bukti-bukti ilmiah dan bersedia untuk bekerja-bekerja sama dengan kami, saya ingin bertukar data kami dan membuat strategi untuk peneliti selanjutnya.
   Dengan demikian, saya telah berusaha keras untuk menemukan dan membuktikan melalui suatu penelitian yang konsisten bahwa buah merah adalah suplemen fungsional untuk kesehatan manusia yang menjanjikan. Jika buah merah dapat diakui sebagai suplemen yang diperlukan sama seperti mengkudu, saya percaya penduduk yang tinggal di daerah pegunungan tinggi di Papua mungkin mendapatkan keuntungan tertentu dari buah merah untuk meningkatkan taraf hidupnya.
Visa tidak masalah dalam penelitian kerjasama internasional, sementara ini Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan visa multi-kunjungan kepada saya.
   Mudah-mudahan melalui tulisan ini Saudara-saudaraku orang-orang Indonesia dapat lebih memahami kegiatan saya sekarang dan kiranya mendorong dan mendukung saya dalam meningkatkan penelitian dan pengembangan buah merah demi kesejahteraan masyarakat Papua di Pegunungan Tengah.
Tawi in Wamena
7Juli 2014Toshiaki Nishigaki, Apoteker, Ph.D.
Peneliti khusus, Fakultas Kedokteran, Universitas Shinshu
Konsultan, M & K Laboratories Inc
Ketua, Tokyo Noni Research Center
To Comment: mk-info@thisismk.co.jp
Pengakuan:
Saya menyampaikan penghargaan kepada Drs. SP Morin untuk elaborasi tentang artikel Bahasa Indonesia ini .
IMG_4383
Cenderawasih Pos, 02 Juni 2014,  Page 3
  • ?±??G???g???[?d????u?b?N?}?[?N???A